KEMAUAN ORANG TUA YANG TIDAK BOLEH DIIKUTI.
Menurut ajaran agama, setiap anak wajib mengikuti kehendak kedua orang tua, akan tetapi ada beberapa hal di mana anak tidak boleh mengikuti kehendak orang tua, diantaranya:
- Mengajak untuk berpindah ke agama lain selain Islam.
- Mengajak/menyuruh mengerjakan sesuatu yang menjadikan musyrik.
- Menyuruh untuk durhaka kepada Allah dengan mengerjakan larangan atau meninggalkan perintah-perintah agama.
Firman Allah dalam Al Qur'an:
وَاِنْ جَاهَدٰكَ عَلٰۤى اَنْ تُشْرِكَ بِيْ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِى الدُّنْيَا مَعْرُوْفًا ۖ وَّاتَّبِعْ سَبِيْلَ مَنْ اَنَابَ اِلَيَّ ۚ ثُمَّ اِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَاُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ .
"Dan jika keduanya memaksamu untuk menyekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau menaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembalimu, maka akan Aku beri tahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan."
(QS. Luqman 31: Ayat 15)
Adapun sabda Rasulullah Saw:
إِنَّمٕـا الطَاعَةُ فِى المَعْرُوْفِ .
”Tidak boleh ta'at kepada siapa-siapa melainkan di dalam perkara yang baik”. (HR. Muslim).
“Nasehatilah wanita dengan baik. Sesungguhnya mereka diciptakan dari tulang rusuk dan bagian yang bengkok dari rusuk adalah bagian atasnya. Seandainya kamu luruskan maka berarti akan mematahkannya. Dan seandainya kamu biarkan maka akan terus saja bengkok, untuk itu nasehatilah dengan baik.” (HR Imam al-Bukhari dan Muslim).

